Demi Sejarah Masa Depan
Education

Demi Sejarah Masa Depan

Mengapa kita menganggap anak-anak dan remaja gagal memenuhi ekspektasi kita? Kita tidak sadari atau kita enggan untuk mengakui fakta bahwa mereka juga merasa frustasi karena dangkalnya nasihat-nasihat dan teladan-teladan yang kita mampu tunjukkan.

Seorang ayah gagal melarang anaknya merokok karena dia justru mendorong anaknya untuk merokok dari tindakan kesehariannya. Seorang abang bingung bagaimana menyuruh adik-adiknya belajar karena dia sendiri tidak pernah menunjukkan bagaimana nikmatnya belajar. Seorang ibu merasa suntuk membimbing anak gadisnya padahal dia tidak pernah menyediakan waktu terbaiknya untuk mendengar setiap kisah kesehariannya.

Ah! Saya juga sering merasa bersalah. Selalu mendorong siswa-siswa agar berjuang lulus di PTN favorit. Namun, saya pribadi hanyalah lulusan PTN terdekat di jurusan yang dihindari banyak siswa pintar. Masa lalu tidak bisa diubah lagi. Pertobatan terbaik adalah memperbaiki masa depan dengan berbuat yang terbaik di masa kini.

Berita baiknya kita pantas bersyukur, banyak dari mereka mampu meraihnya. Pesona dan raihan para senior mereka begitu kuat menarik mereka untuk mengikuti sepak terjang yang telah dan sedang mereka tempuh. Setidaknya saya terus berupaya keras memperdalam ilmu bidang yang saya geluti agar melimpah aliran semangat dan pengetahuan yang bisa dibagikan.

Semangat kelas 12… I know you can do it.

Post Comment